Cara Merangsang Populasi Mikro-organisme Tanah

Mikro Organisme
data:post.title

Modal utama dalam budidaya pertanian adalah sumber daya tanah yang harus mendapat perhatian khusus yang harus di olah dengan baik. Terdapat berbagai jenis mikro-organisme di atas dan di dalam tanah, yang pada tiap-tiap individu mempunyai peranan tertentu. Mikro-organisme berperan dalam mempertahankan dan meningkatkan kesuburan tanah, pemberian kompos, pupuk kandang yang telah matang akan mampu mempertahankan mikro-organisme dalam tanah untuk hidup dan berkembang.

Mikro-organisme akan bekerja dalam tanah yang akan memberikan manfaat bagi tanaman, dan begitu juga akan menjadi keuntungan bagi petani. Ke anekaragaman mikro-organisme pada tanah akan mendukung kehidupan cacing tanah, anthropoda dan berbagai mikro-organisme yang lain, yang tentu saja harus mendapat perhatian khusus.

Sistem pertanian berkelanjutan di tuntut agar mampu melestarikan sumberdaya alam yang ada dan meminimalkan resiko. Sistem ini akan terpenuhi jika tanah dikelola melalui proses biologis. Begitu juga, mampu mempertahankan sumber daya alam dan kemampuan agro-ekosistem secara keseluruhan dari manusia, tanaman, hewan dan meningkatkan organisme tanah. Sumberdaya lokal dipergunakan sedemikian rupa sehingga meminimalkan kehilangan unsur hara, biomas, dan menekan serendah mungkin pencemaran.

Bahan organik tanah mengandung organisme-organisme mati dalam berbagai fase dekomposisi. Humus, merupakan bahan organik yang merupakan fase akhir dekomposisi yang bersifat relatif stabil. Bahan organik maupun humus berfungsi sebagai reservoir hara tanaman, yang mampu membentuk struktrur tanah yang baik dan subur, dan juga akan memberikan banyak manfaat bagi tanaman.

Seluruh organisme tanah (bakteri yang berukuran sangat kecil sampai cacing tanah dan serangga berukuran besar) berinteraksi satu dengan yang lain dalam banyak cara dalam ekosistem tanah. Organisme dalam tanah tidak langsung terlibat dalam proses dekomposisi limbah tanaman, mungkin saling memakan satu sama lain atau tiap-tiap produk limbah lain atau zat-zat yang mereka lepaskan. Di antara substansi yang dilepaskan oleh berbagai mikroba adalah vitamin, asam amino, gula, antibiotik, jel, dan parafin.

Akar-akar dapat juga melepaskan berbagai zat ke dalam tanah yang merangsang mikroba tanah. Zat-zat ini berfungsi sebagai makanan organisme tertentu. Beberapa pakar dan praktisi berteori bahwa tanaman menggunakan zat-zat tersebut untuk merangsang populasi mikroorganisme yang mampu melepaskan atau memproduksi berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan tanaman.
Lanjut membaca

Đăng nhận xét

0 Nhận xét