Pemupukan adalah menambahkan unsur hara yang di pasok dari luar, dengan tujuan memberikan tambahan unsur hara pada tanah. Terdapat dua kelompok pupuk, yaitu; pupuk tunggal dan pupuk majemuk. Pupuk tunggal mengandung satu unsur (mis. UREA, TSP, KCL), sedangkan pupuk majemuk mengandung beberapa unsur hara (mis. pupuk NPK). Begitu juga pupuk mikro, yang mengandung unsur hara mikro (micronutrients).
Pemupukan akan lebih efektif apabila mengetahui dan memahami cara yang baik dalam menggunakan pupuk. Pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara;
Pemupukan akan lebih efektif apabila mengetahui dan memahami cara yang baik dalam menggunakan pupuk. Pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara;
Broad Casting (Disebar)
Pupuk disebarkan secara merata pada tanah di area pertanaman. Pemberian pupuk dapat dilakukan setelah pengolahan tanah pertama menggunakan pupuk tunggal TSP, sehingga ketika pengolahan tanah tahap kedua (penggemburan) pupuk dapat masuk dalam tanah (dilakukan 2 - 4 minngu sebelum tanam).Pemupukan melalui penugalan (tugal)
Pupuk ditanam pada lubang dengan kedalaman 5 - 7 cm di samping tanaman, kemudian ditutup kembali dengan tanah agar tidak mudah tercuci air hujan. Untuk tanaman tahunan, pupuk ditanam melingkari pohon dengan cara yang sama, pada umumnya tanaman tahunan membutuhkan unsur hara lebih banyak.Pemupukan pada larikan dangkal
Pupuk ditaburkan pada jalur yang berada ditengah antar tanaman, kemudian ditutup kembali dengan tanah.Pemupukan melalui daun (penyemprotan)
Pemupukan melalui daun menggunakan pupuk yang dilarutkan ke dalam air, dengan konsentrasi rendah (sesuai dosis).Pemupukan melalui infus (suntikan)
Memasukkan larutan pupuk melalui suntikan pada batang, atau dengan pemboran pada tanaman tahunan.Pemupukan dengan cara kocor
Pupuk cair, bokhasi atau pupuk padat yang di encerkan, diberikan melalui cara di kocorkan disekitar perakaran.
Lanjut membaca
コメントを投稿
0 コメント