Unsur Hara Makro

Unsur hara Makro dibutuhkan tanaman dalam jumlah besar, diantaranya ;

Nitrogen (N)

Phosfat (P)

Kalium (K)

Sulfur (S)

Calsium (Ca)

Magnesium (Mg)


Kandungan unsur hara dalam satu produk pupuk dapat dilihat dari angka-angka yang tertera pada kemasan, mis. 16 - 16 - 16, maka unsur hara yang terkandung dalam pupuk tersebut adalah;

Nitrogen = 16%

Phosfat = 16%

Kalium = 16% (pupuk berimbang).


Unsur Makro yang terdapat pada contoh pupuk di atas mengandung NPK (Nitrogen, Phosfat dan Kalium). Namun, telah disebutkan di atas bahwa unsur makro yang di butuhkan tanaman adalah (N), (P), (K) meliputi unsur (S), (Ca) dan (Mg). Dengan demikian, maka unsur (S), (Ca), (Mg) tidak tercukupi oleh contoh pupuk diatas.

Untuk melengkapi unsur makro yang tidak tersedia, kita bisa mencampur satu produk pupuk dengan pupuk yang lain (yang mengandung unsur yang dibutuhkan). Untuk memudahkan, gunakan perbandingan 1:1.


Unsur N (nitrogen)

Berperan penting untuk perkembangan vegetatif tanaman. Menyusun zat hijau daun, protein dan lemak. Nitrogen mempunyai sifat mobil atau mudah terbawa air. Jumlah kandungan pupuk nitrogen yang dibutuhkan pada awal pertumbuhan relatif tinggi. Kekurangan unsur nitrogen akan menyebabkan batang tanaman kurus kering dan warna daun kekuningan, begitu juga dengan bentuk dan ukuran buah tidak akan sempurna. Akan tetapi jika tanaman kelebihan unsur nitrogen maka akan menyebabkan pertumbuhan tanaman akan terlalu subur sehingga masa pembungaan akan terhambat, rentan penyakit dan batang tanaman mudah patah.

Unsur P (phosfat)

berperan dalam menyusun inti sel lemak dan protein tanaman, serta berfungsi untuk merangsang pembentukan bunga, buah dan biji. disamping itu unsur P untuk merangsang pertumbuhan akar dan pemasakan pada buah. Kekurangan phosfat akan menyebabkan pertumbuhan akar dan masa generatif tanaman akan terganggu. Tanaman menjadi kerdil, kurus dan warna daun akan memerah terutama pada tulang-tulang daun. Akibat lain dari kekurangan unsur P adalah unsur hara didalam tanah tidak dapat diserap dengan sempurna.

Unsur K (kalium)

untuk memperkokoh batang tanaman dan berfungsi sebagai penyusun protein dan karbohidrat. meningkatkan kualitas buah serta meningkatkan ketahanan terhadap penyakit dan kekeringan.

Unsur  S (sulfur)

Sulfur sangat diperlukan untuk pembentukan hijau daun, penyusun perotein dan vitamin. Jika tanaman kekurangan sulfur maka daun tanaman akan mengalami gejala klorosis (menguning, kering dan mati).

Unsur Ca (calsium)

berperan sebagai pembentuk dinding sel yang berfungsi untuk memperkuat bagian  tanaman, merangsang pertumbuhan bulu-bulu akar, mempertebal dinding sel buah dan merangsang pertumbuhan biji. Kekurangan kalsium pada tanaman akan ditandai dengan gejala mirip serangan blossom and root yang dapat dikenali lewat daun hingga buah.

Unsur Mg (magnesium)

bermanfaat dalam penyusunan klorofil dan mengaktifkan enzim yang berhubungan dengan metabolisme karbohidrat dan menambah kadar minyak pada tanaman. Jika tanaman kekurangan unsur mg maka akan menyebabkan warna daun berubah menjadi kuning dan bercak coklat.

Lanjut membaca

Catat Ulasan

0 Ulasan